Hajar Aswad merupakan jenis baru “ruby” yang diturunkan Allah dari Surga melalui Malaikat Jibril. Hajar aswad terdiri dari delapan keping yang terkumpul dan diikat dengan lingkaran perak. Batu hitam itu sudah licin, karena terus menerus dikecup, diusap-usap oleh jutaan, bahkan milyaran manusia, sejak Nabi Adam as, yaitu jamaah yang datang
Itu sebabnya mencium hajar aswad disebut sunnah nabi. Dilansir dari islam.nu.co.id, berikut 5 fakta dan keistimewaan Hajar Aswad : 1. Merupakan Sunnah nabi. Amensyariatkan mencium serta mengusapkan tangan pada batu hitam ini. Hal tersebut sesuai dengan kisah Sayyidina Umar radliyallahu anh, yang suatu saat mendatangi Hajar Aswad lalu menciumnya.
Dari Ibn Abbas, ia berkata Rasulullah bersabda, Hajar Aswad turun dari surga, berwarna sangat putih daripada susu, lalu berwarna hitam akibat dosa manusia. (Sunan Tirmidzi, 308) Kemudian Hajar Aswad oleh Allah diserahkan kepada Nabi Ibrahim untuk diletakkan di sudut Ka’bah sebagai pertanda dan lokasi dimulainya thawaf.
Kata Hajar Aswad yang berasal dari bahasa Arab yakni al-Hajaru al-Aswadu memiliki arti batu hitam. Batu hitam adalah sebuah batu yang diyakini oleh umat Islam berasal dari surga. Batu ini memiliki aroma yang unik dan ini merupakan aroma wangi alami yang dimilikinya semenjak awal keberadaannya.
.
kenapa hajar aswad hitam